Mulai Runtuh, Ini 5 Tips untuk Membangun Teamwork yang Solid!
Tempat Kerja | 13 Sep 2022 | By Yehezkiel Faoma Taslim
Mulai Runtuh, Ini 5 Tips untuk Membangun Teamwork yang Solid!

Summary. Performa kinerja yang menurun dapat menjadi indikator bahwa teamwork Anda mengalami masalah. Apa yang dapat dilakukan perusahaan untuk mengatasi masalah ini? Terdapat 5 tips yang dapat dilakukan: 1) Membangun komunikasi dua arah, 2) Saling percaya, 3) Membentuk rasa kebersamaan, 4) Menentukan tujuan bersama, 5) Evaluasi rutin. Jika ini dapat diterapkan dengan baik, Anda dapat merasakan berbagai manfaat untuk mencapai tujuan yang sudah direncanakan..

Expectations. Setelah membaca artikel ini, Anda dapat mengetahui bagaimana membangun tim yang kompak dan solid sehingga dapat merasakan berbagai manfaat dari teamwork yang ideal.

 

Apakah Anda merasa bahwa akhir-akhir ini performa kinerja tim mulai menurun? Atau hubungan antar rekan tim mulai pasif dan renggang? Menurut DeakinCo, perasaan burnout, komunikasi renggang, kurang dihargai, serta kurangnya motivasi dalam bekerja dalam menjalankan pekerjaannya dapat mengindikasikan bahwa teamwork (kerjasama tim) Anda menurun dan perlahan mulai runtuh.

Lalu, apa yang harus diperhatikan agar teamwork dapat kembali solid dan mempertahankannya agar tidak terulang permasalahan yang sama? Sebelum beranjak kesana, mari kenali terlebih dahulu apa itu teamwork.

Secara singkat, teamwork merupakan sekelompok orang yang bekerja sama secara kohesif, menciptakan suasana kerja yang positif, saling mendukung, dan saling menyatukan kekuatan individu demi mencapai kinerja tim yang maksimal dan tujuan bersama.

Berdasarkan definisi yang disebutkan diatas, teamwork yang ideal dapat terlihat dari pembagian tugas dari tiap anggota yang jelas dan terpadu, lingkungan kerja yang aktif dan produktif, serta kebersamaan yang terjalin antar seluruh anggota. 

Maka dari itu, berikut Dreamtalent bagikan tips-tips yang bermanfaat untuk membantu Anda dalam membangung teamwork (kerjasama tim) yang solid

Membangun Komunikasi Dua Arah

komunikasi yang terjalin secara dua arah adalah ketika setiap anggota tim saling memberikan timbal balik secara terbuka dan jujur dalam berkomunikasi.

Tips pertama untuk menciptakan teamwork yang solid adalah membangun komunikasi dua arah. Maksud dari komunikasi yang terjalin secara dua arah adalah ketika setiap anggota tim saling memberikan timbal balik secara terbuka dan jujur dalam berkomunikasi.

Dalam komunikasi yang dibangun secara dua arah, setiap orang bebas untuk mengekspresikan sudut pandang, pendapat, maupun opini yang ingin mereka salurkan. Walaupun dengan satu kondisi yaitu harus tetap menghormati orang lain. 

Jika bentuk komunikasi ini terjalin dengan baik, maka:

 

Setiap orang akan merasa dihargai baik pendapat maupun keberadaannya.

 

Selain itu, juga dapat membentuk lingkungan kerja yang nyaman dan tentram, dimana anggota tim menggunakan tutur bahasa hangat serta dapat memberikan kritik yang membangun.

Saling Percaya 

Membangun kepercayaan antara satu anggota dengan anggota lainnya merupakan salah satu kunci untuk membentuk sebuah tim yang solid.

Membangun kepercayaan antara satu anggota dengan anggota lainnya merupakan salah satu kunci untuk membentuk sebuah tim yang solid. Rasa percaya ini diperlukan karena dalam sebuah tim, diperlukan sebuah lingkungan yang nyaman dalam kebebasan berpendapat, mempertahankan argumen, dan mengambil keputusan.

Perbedaan sudut pandang dalam menyatakan suatu pendapat bukanlah suatu hal yang salah. Sebaliknya, hargai segala pendapat yang ada dan jadikan hal itu sebagai kekuatan dalam tim Anda agar dapat mengeksplorasi berbagai solusi dalam menimbang suatu keputusan.

Selain berpendapat, mempercayai kapabilitas rekan tim dalam mengerjakan tugasnya juga merupakan salah satu poin yang cukup penting. Ini akan sangat membantu tim untuk dapat bekerja secara efektif dan efisien. Berikan dukungan dan bantuan jika ada sesama rekan tim yang mengalami kendala dalam pekerjaannya.

Menentukan Tujuan Bersama

Tim yang baik adalah mereka termotivasi dan bersemangat untuk mencapai tujuan secara bersama. Hal itu yang nantinya akan mempengaruhi dinamika yang terjadi pada tim dan berdampak pada hasil dan produktivitas.

Sebuah tim terbentuk berlandaskan sebuah tujuan, baik itu tujuan individu maupun tujuan bersama. Oleh karena itu, masing-masing anggota tim harus paham dan berkomitmen mengenai tujuan yang ingin dicapai. 

Tim yang baik adalah mereka termotivasi dan bersemangat untuk mencapai tujuan secara bersama. Hal itu yang nantinya akan mempengaruhi dinamika yang terjadi pada tim dan berdampak pada hasil dan produktivitas.

Kejelasan tujuan juga salah satu komponen penting dalam menentukan sebuah tujuan. Kejelasan ini dapat berkaitan dengan strategi, sistem, dan aturan yang akan diterapkan dalam tim. 

Indikator kejelasan ini dapat terlihat melalui bagaimana pembagian dan alur kerja dibentuk, tanggung jawab, target capaian performa, serta benefit dan reward yang akan diberikan setelah hasil kerja mencapai target yang ingin dicapai.

Membentuk Rasa Kebersamaan

Kebersamaan yang terhubung dengan kuat pada dasarnya adalah sebuah pondasi dasar dalam sebuah tim

Kebersamaan yang terhubung dengan kuat pada dasarnya adalah sebuah pondasi dasar dalam sebuah tim. Oleh karena itu, adanya ikatan yang terjalin dengan kuat antara anggota tim sangat membantu untuk mempertahankan tim yang solid dalam jangka panjang.  

Berikanlah kebebasan kepada anggota tim untuk bertemu di luar lingkungan kerja sehingga mereka dapat saling mengenal secara lebih personal antara satu dengan lainnya. Perusahaan juga dapat membantu dengan memberikan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan tim seperti mengadakan hangout bersama, kegiatan berolahraga, hingga melakukan outbound.

Adanya hubungan kebersamaan yang kuat ini dapat memberikan dampak yang menjanjikan dalam membangun lingkungan kerja yang aktif, supportif, dan harmonis. 

Evaluasi Rutin

Evaluasi rutin yang membangun dapat menjadi solusi untuk meningkatkan sistem kerja yang berjalan, pemahaman tentang apa yang dirasakan oleh anggota tim, dan interaksi serta relasi yang dibangun oleh para anggota tim.

Evaluasi rutin yang membangun dapat menjadi solusi untuk meningkatkan sistem kerja yang berjalan, pemahaman tentang apa yang dirasakan oleh anggota tim, dan interaksi serta relasi yang dibangun oleh para anggota tim.

Hasil data yang ditemukan dapat diolah kemudian dianalisis agar dapat mengetahui bagaimana dinamika yang tercipta dan terjalin pada sebuah tim. Oleh karena itu, tujuan sering mengadakan rapat rutin baik antar divisi, departemen, hingga manajemen adalah untuk melakukan assessment pada tiap proses dan progres masing-masing tim.

Hal ini agar dapat menentukan apa saja permasalahan yang muncul dan dapat mengganggu kinerja dan strategi yang sudah terencana dan terlaksana dengan baik. Setelah itu, mendiskusikan solusi yang dapat dilakukan dan menentukan baik keputusan dan aturan yang telah disepakati bersama.

Mulai dari Mana?

Selain sukses menjalankan 5 tips yang dikemukakan diatas, untuk dapat membentuk teamwork yang baik dan solid pertama-tama diperlukan anggota yang tepat. Calon anggota tim yang tepat seharusnya memiliki kualifikasi yang cocok dengan bagaimana budaya perusahaan dan lingkungan kerja yang diterapkan. 

Di Dreamtalent, Anda dapat mengetahui kecocokan anggota tim dengan budaya dan lingkungan kerja perusahaan. Asesmen psikometri yang dilakukan secara mendalam dapat memperlihatkan mengenai minat, kepribadian, dan sifat dasar calon anggota tim apakah dapat beradaptasi dengan baik atau tidak.

Kecocokan ini wajib diketahui agar perusahaan juga mendapatkan manfaat jangka panjang dari teamwork yang terbentuk dengan solid seperti sistem kerja yang efektif dan efisien, peningkatan produktivitas, menghindari turnover rate yang tinggi, serta mengembangkan capaian keberhasilan perusahaan.